Senin, 05 Desember 2011

Penulisan Lambang Unsur

Setiap unsur memiliki lambang masing-masing berdasarkan nama ilmiah yang diambil dari nama latinnya. Penulisan lambang unsur mengalami berbagai perubahan dari masa ke masa, di antaranya lambang unsur pada zaman alkimia, masa John Dalton, dan masa Jakob Berzelius. Perubahan penulisan lambang unsur ini dapat diamati di bawah ini:
Perubahan lambang unsur dari masa ke masa

Penulisan lambang kimia yang dipakai sampai saat ini adalah berdasarkan usulan Jons Jakob Berzelius. Menurut Berzelius, penulisan setiap unsur dilambangkan dengan satu huruf, yaitu huruf awal dari nama latin unsur tersebut yang dituliskan dengan huruf besar. Jika ada unsur yang mempunyai huruf awal yang sama, penulisan lambang unsur dibedakan dengan menambahkan satu huruf lain dari nama unsur tersebut yang dituliskan dengan huruf kecil.

Contoh penulisan lambang unsur yang terdiri atas satu huruf:
Nama Unsur  Lambang Nama Unsur Lambang
Hidrogen H Nitrogen N
Kalium K Fosforus P
Yetrium Y Oksigen O
Vanadium V Belerang S
Wolfram W Flourin F
Boron B Iodin I
Karbon C Uranium U


Contoh penulisan lambang unsur yang terdiri atas dua huruf
Nama Unsur  Lambang Nama Unsur Lambang
Lithium Li Emas Au
Natrium Na Seng Zn
Magnesium Mg Raksa Hg
Kalsium Ca Aluminium Al
Barium Ba Silikon Si
Kromium Cr Timah Sn
Mangan Mn Timbal Pb
Besi Fe Arsenik As
Kobalt Co Klorin Cl
Nikel Ni Helium He
Platinum Pt Neon Ne
Tembaga Cu Argon Ar
Perak Ag Kadmium Cd